Pedoman Tugas Akhir

PROPOSAL TUGAS AKHIR

 

Langkah awal dalam pelaksanaan tugas akhir adalah penyusunan proposal (usulan). Usulan tugas akhir merupakan sekumpulan butir pertimbangan yang dimaksudkan untuk meyakinkan pihak lain bahwa penelitian (pekerjaan) yang dilaksanakan ada manfaatnya, tidak membahayakan pihak lain dan besar kemungkinannya dapat dilaksanakan dengan baik oleh peneliti (Susilowarno, 2003)

 

Manfaat penulisan proposal antara lain untuk menyusun arah penelitian, cara yang akan ditempuh dalam penelitian sebagai alat/instrument membangun relasi atau kerjasama antara peneliti dengan penyandang dana, mengurus perizinan penelitian dan peminjaman alat sehingga dapat mendukung peneliti agar dapat berjalan baik.

 

Penulisan proposal tugas akhir terdiri atas bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir dengan jumlah halaman tidak lebih dari 20 halaman.

A.    Bagian Awal

Bagian awal mencakup halaman sampul depan proposal tugas akhir dan daftar isi. Daftar table, daftar gambar dan daftar lampiran dapat dicantumkan jika proposal tugas akhir memuat lebih dari dua table, gambar atau 2 lampiran. Nomor halaman pada bagian awal dinyatakan dengan i, ii, iii dan seterusnya. Contoh bagian awal proposal dapat dilihat pada Lampiran 4.

 

B.     Bagian Utama

Bagian utama Proposal Tugas Akhir memuat latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, tinjauan pustaka, metodologi penelitian (bagan alir), hipotesa (bila perlu), jadwal rencana pelaksanaan penelitian dan sistematika penelitian.

 

Latar Belakang. Latar belakang memuat penjelasan mengenai alasan-alasan mengapa masalah yang dikemukakan dalam proposal tugas itu dipandang menarik, penting dan perlu diteliti. Selain itu, dapat juga diuraikan kedudukan masalah yang akan diteliti itu dalam lingkup permasalahan yang lebih luas. Pada studi literature/perancangan memuat uraian tentang masalah yang menarik dikaji guna mendapatkan pemecahan, menunjukkan bahwa sampai batas tertentu masalah yang dihadapi belum diteliti oleh peneliti terdahulu. Sedang pada studi kasus memuat tentang masalah yang menarik dibahas ditinjau dari segi ilmu teknik untuk mendapatkan pemecahan maupun kejelasannya.

 

Perumusan masalah. Perumusan masalah mengemukakan masalah yang menarik dibahas untuk mendapatkan pemecahan maupun kejelasannya. Pada penelitian, perumusan masalah memuat permasalah-permasalahan yang dimunculkan dalam penelitian sesuai dengan latar belakang dan akan dibahas di dalam tugas akir sehingga memudahkan pencapaian tujuan penelitian.

 

Tujuan dan manfaat. Bagian ini mengemukakan dengan jelas dan tegas tujuan yang ingin dicapai dan manfaat dalam penelitian, misalnya bagipengembangan ilmu. Tujuan penelitian merupakan jawaban dari setiap permasalahan yang diungkapkan disesuaikan dengan batasan masalah yang ada. Menurut Anonim (2001) dalam menuliskan tujuan gunakan kata kerja yang hasilnya dapat diukur atau dilihat, seperti mengkaji, menjajaki, menguraikan, menerangkan, menguji, dan membuktikan. Dengan demikian, kata “mengetahui” tidak layak dituliskan untuk tujuan penelitian.

 

Batasan masalah. Bagian ini memuat batasan-batasan masalah yang akan mempersempit permasalahan sehingga pembahasan lebih terfokus dan tidak mengambang.

 

Tinjauan Pustaka. Tinjauan pustaka memuat antara lain teori-teori dan konsep-konsep yang mendasari penelitian, uraian sistematis tentang hasil-hasil penelitian (riset-riset) penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan, serta rujukan yang berkaitan dengan bahan dan metode penelitian, maupun landasan teori untuk memecahkan masalah penelitian dalam usaha pencapaian tujuan. Sumber informasi harus ditunjukkan dalam uraian ini dengan menuliskan nama penulis dan tahun penerbitan dalam tanda kurung. Pendapat pribadi peneliti tidak dicantumkan. Hal terpenting adalah menghindari mengutip langsung secara keseluruhan isi dari literature, sehingga sebaiknya diringkas atau dituliskan kembali menurut pengertian dari penulis sendiri.

 

Menurut Rifai (2001) unsur system pengacuan yang umum digunakan adalah nama pengarang dan tahun karena dapat cepat memberikan kesan kronologi dan kemukhtahiran. Sistem pengacuan sumber bacaan dilakukan dengan memasukkan unsurnya sebagai penyusun kalimat sehingga tulisan dapat lebih hidup. Bila suatu artikel ditulis beberapa orang, maka cara mengacunya adalah dengan menyebutkan nama pengarang pertama dilanjutkan dengan singkatan dkk (et al), sebagai contoh yaitu Rifai et al, (2001). Contoh penulisan dari buku/sumber acuan adalah sebagai berikut :

Metode perencanaan campuran abu terbang mortar sama halnya dengan metode pencampuran mortar normal, yaitu dengan mengurangi berat semen dan tanpa mengurangi berat semen pada waktu pencampuran abu terbang (Mehta et al, 2000).

 

Metodologi Penelitian. Metodologi Penelitian mengandung uraian tentang bahan dan alat penelitian (jika ada), jalan penelitian, variable dan data yang akan dikumpulkan dan analisis hasil. Bahan dan alat penelitian dapat berwujud sampel, harus dikemudian dengan jelas dan disebutkan sifat-sifat atau spesifikasi yang harus ditentukan. Alat yang dipakai untuk penelitian harus diuraikan dengan jelas disertai dengan gambar dan keterangan. Langkah-langkah penelitian memuat uraian yang cukup terinci tentang cara melaksanakan penelitian dan mengumpulkan data disertai dengan bagan alir penelitian. Variabel dan data yang akan dikumpulkan diuraikan dengan jelas. Analisis hasil mencakup uraian tentang model dan cara menganalisis hasil.

 

Jadwal rencana pelaksanaan tugas akhir. Jadwal penelitian dapat disajikan dalam bentuk bar-chart, matriks atau uraian. Dalam jadwa penelitian ditunjukkan tahap-tahap penelitian, rincian kegiatan  pada setiap tahap dan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan setiap tahap.

 

Sistematika Penelitian. Sistematika memuat memuat gambaran menyeluruh tentang rencana tugas akhir.

 

C.  Bagian Akhir

Bagian akhir terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.

 

Daftar pustaka. Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang diacu dalam proposal penelitian dan disusun ke bawah menurut abjad nama akhir penulisan pertama.

 

Lampiran. Dalam lampiran terdapat keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian, misalnya kuesioner, angket, data sekunder, foto, peta dan sifatnya hanya melengkapi proposal penelitian.

 

 D.  Kerangka Acuan Penulisan Proposal Tugas Akhir

    1. Latar Belakang
    2. Perumusan Masalah
    3. Tujuan dan Manfaat
    4. Batasan Masalah
    5. Tinjauan Pustaka
    6. Metodologi Penelitian (Bagan Alir)
    7. Jadwal Rencana Pelaksanaan Tugas Akhir
    8. Daftar Pustaka
    9. Lampiran